Ringkasan
Dalam tafsir mimpi Islami, Laba-laba dalam mimpi termasuk lambang yang banyak ditahan oleh para ulama tafsir terdahulu, sehingga tidak datang riwayat masyhur yang dapat diandalkan sebagaimana datangnya pada anjing, serigala, dan hewan lainnya, sebagaimana disebut Ibnu Sirin. Mimpi ini umumnya dianggap peringatan yang menuntut kewaspadaan; maknanya dapat berbalik menjadi kebaikan dengan tanda khusus seperti membunuh simbol atau melarikannya dari pemimpi.
Rujukan Al-Qur'an & Hadis
"Perumpamaan orang-orang yang mengambil pelindung-pelindung selain Allah adalah seperti laba-laba yang membuat rumah. Dan sesungguhnya rumah yang paling lemah ialah rumah laba-laba."
Ayat ini adalah satu-satunya yang diandalkan dalam menafsirkan laba-laba dalam mimpi; tidak datang dari Ibnu Sirin, An-Nabulsi, dan Ibnu Syahin riwayat bersambung yang sah dinisbahkan kepada mereka. Al-Qur'an memberi perumpamaan dengan laba-laba untuk kelemahan dari hubungan-hubungan yang dipegang oleh orang yang tidak memiliki sandaran kepada Allah. Atas dasar ini sajalah peneliti yang teliti dari para ulama tafsir membangun tafsir laba-laba: siapa yang melihat laba-laba menenun rumah, hendaklah ia melihat pada hubungan-hubungan yang ia andalkan dan tidak layak diandalkan.
Makna Simbolis
Laba-laba dalam mimpi termasuk lambang yang banyak ditahan oleh para ulama tafsir terdahulu, sehingga tidak datang riwayat masyhur yang dapat diandalkan sebagaimana datangnya pada anjing, serigala, dan hewan lainnya. Dasar yang diandalkan untuk memahaminya adalah murni Al-Qur'an: Allah Ta'ala berfirman dalam surat yang dinamai dengan namanya "Perumpamaan orang-orang yang mengambil pelindung selain Allah adalah seperti laba-laba yang membuat rumah. Dan sesungguhnya rumah yang paling lemah adalah rumah laba-laba, kalau mereka mengetahui." Jaring yang ditenun laba-laba menurut Al-Qur'an adalah perumpamaan setiap bangunan lemah yang dipegang oleh orang yang tidak memiliki sandaran kepada Allah. Atas dasar ini sajalah pemahaman lambang ini dalam mimpi dibangun. Siapa yang melihat laba-laba menenun rumah, hendaklah ia melihat pada hubungan-hubungan yang ia andalkan dan tidak layak diandalkan. Siapa yang melihat dirinya dikelilingi jaring laba-laba yang tebal, hendaklah ia melepas ikatannya dengan orang yang tidak bermanfaat baginya. Adapun tafsir terperinci — seperti dikatakan bahwa laba-laba adalah wanita tertentu atau rezeki tertentu — maka tidak ada berita andalan dalam hal itu menurut Ibnu Sirin dan An-Nabulsi, oleh karena itu peneliti yang teliti mencukupkan diri dengan dasar Al-Qur'an dan tidak melampauinya. Ini termasuk wara' dalam ilmu tafsir mimpi: kaidah yang dipegang oleh orang yang takut berkata atas Allah dan Rasul-Nya tanpa ilmu.
Pertanda yang Harus Diwaspadai
Menurut Ibnu Sirin: Laba-laba dalam mimpi — sebagaimana dipahami dari perumpamaan Qur'ani — adalah hubungan yang lemah atau jalinan dari sandaran-sandaran yang tidak berdiri di atas pegangan yang kuat. Siapa yang melihat laba-laba menenun rumah, hendaklah ia melihat pada hubungan-hubungan yang ia pegang yang tidak layak dipegang; siapa yang melihat dirinya dikelilingi jaringnya, hendaklah ia melepas ikatannya dengan orang yang tidak bermanfaat baginya. Dalam kitab-kitab tafsir terdahulu tidak datang perincian yang lebih luas dari ini, dan yang melebihinya adalah perkataan tanpa ilmu.
Bagaimana Para Ulama Menafsirkan Simbol Ini
Ibnu Sirin
Metode Ibnu Sirin mengaitkan simbol-simbol pertama-tama dengan Al-Qur'an, Sunnah, dan bahasa Arab; kemudian dengan peribahasa dan syair; lalu dengan keadaan pemimpi. Ia menyampaikan tafsir ringkas yang berpijak pada nash, dan menegaskan bahwa mimpi berbeda dari satu orang ke orang lain menurut keadaan dan zaman.
Sikap Praktis — Apa yang Harus Dilakukan Setelah Mimpi Ini
Saat mimpi yang menakutkan tentang Laba-laba, berlaku adab mimpi makruh sebagaimana diajarkan Nabi ﷺ:
- Pertama yang dilakukan pemimpi saat mimpi yang menakutkan: berlindung kepada Allah dari syaitan yang terkutuk. Nabi ﷺ bersabda: "Jika salah seorang dari kalian melihat apa yang dibencinya, hendaklah ia berlindung kepada Allah dari kejahatan syaitan." Lalu meludah kecil ke kiri tiga kali.
- Dimakruhkan menceritakannya kepada siapa pun. Nabi ﷺ bersabda: "Janganlah ia menceritakannya kepada siapa pun." Di dalamnya terdapat penjagaan jiwa dari was-was dan pemutusan pengaruhnya.
- Dianjurkan pemimpi berpindah dari posisi tidurnya, kemudian berdiri dan shalat dua rakaat sebagaimana diriwayatkan dari Nabi ﷺ; karena itu termasuk yang paling agung dalam menolak keburukan mimpi.
- Mengingatkan hamba bahwa mimpi yang menakutkan bukanlah takdir yang pasti terjadi atau hukum yang turun; melainkan ujian bagi hati dan peringatan yang mungkin merupakan rahmat. Ketergantungan kepada Allah dan istighfar menolak apa yang dibenci dengan izin Allah.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apa arti mimpi Laba-laba menurut Islam?
Laba-laba dalam mimpi termasuk lambang yang banyak ditahan oleh para ulama tafsir terdahulu, sehingga tidak datang riwayat masyhur yang dapat diandalkan sebagaimana datangnya pada anjing, serigala, dan hewan lainnya. Dasar yang diandalkan untuk memahaminya adalah murni Al-Qur'an: Allah Ta'ala berfirman dalam surat yang dinamai dengan namanya "Perumpamaan orang-orang yang mengambil pelindung selain Allah adalah seperti laba-laba yang membuat rumah. Dan sesungguhnya rumah yang paling lemah adalah rumah laba-laba, kalau mereka mengetahui." Jaring yang ditenun laba-laba menurut Al-Qur'an adalah perumpamaan setiap bangunan lemah yang dipegang oleh orang yang tidak memiliki sandaran kepada Allah. Atas dasar ini sajalah pemahaman lambang ini dalam mimpi dibangun. Siapa yang melihat laba-laba menenun rumah, hendaklah ia melihat pada hubungan-hubungan yang ia andalkan dan tidak layak diandalkan. Siapa yang melihat dirinya dikelilingi jaring laba-laba yang tebal, hendaklah ia melepas ikatannya dengan orang yang tidak bermanfaat baginya. Adapun tafsir terperinci — seperti dikatakan bahwa laba-laba adalah wanita tertentu atau rezeki tertentu — maka tidak ada berita andalan dalam hal itu menurut Ibnu Sirin dan An-Nabulsi, oleh karena itu peneliti yang teliti mencukupkan diri dengan dasar Al-Qur'an dan tidak melampauinya. Ini termasuk wara' dalam ilmu tafsir mimpi: kaidah yang dipegang oleh orang yang takut berkata atas Allah dan Rasul-Nya tanpa ilmu.
Apa pandangan Islam tentang mimpi Laba-laba?
Ibnu Sirin, An-Nabulsi, dan Ibnu Syahin menafsirkan mimpi Laba-laba dalam kerangka tradisi Islam, berlandaskan Al-Qur'an, Sunnah, dan keadaan pemimpi.
Apakah mimpi Laba-laba pertanda baik atau buruk?
Tafsir Laba-laba cenderung menjadi peringatan menurut mayoritas ulama, dan dapat menunjukkan kebaikan dalam konteks tertentu.
Apakah makna Laba-laba berubah dengan suasana mimpi?
Ya, makna berubah menurut ciri mimpi: kondisi simbol, warnanya, dan gerakannya semuanya menjadi petunjuk yang dimanfaatkan oleh penafsir.
Bagaimana seharusnya bersikap setelah mimpi Laba-laba?
Bagi seorang mukmin disukai setelah mimpi: memuji Allah jika baik, berlindung dari keburukannya dan tidak menceritakannya jika tidak menyukainya, serta salat istikharah jika menghadapi urusan penting.
Di mana saya bisa menemukan sumber asli tafsir Laba-laba?
Sumber asli: "Muntakhab al-Kalam fi Tafsir al-Ahlam" oleh Ibnu Sirin, "Ta'tir al-Anam fi Tafsir al-Ahlam" oleh An-Nabulsi, "al-Isyarat fi 'Ilm al-'Ibarat" oleh Ibnu Syahin. Daftar lengkap tersedia di bagian "Referensi & Sumber" di bagian bawah halaman.
Apa pertanda buruk dari mimpi Laba-laba?
Laba-laba dalam mimpi — sebagaimana dipahami dari perumpamaan Qur'ani — adalah hubungan yang lemah atau jalinan dari sandaran-sandaran yang tidak berdiri di atas pegangan yang kuat. Siapa yang melihat laba-laba menenun rumah, hendaklah ia melihat pada hubungan-hubungan yang ia pegang yang tidak layak dipegang; siapa yang melihat dirinya dikelilingi jaringnya, hendaklah ia melepas ikatannya dengan orang yang tidak bermanfaat baginya. Dalam kitab-kitab tafsir terdahulu tidak datang perincian yang lebih luas dari ini, dan yang melebihinya adalah perkataan tanpa ilmu.
Bagaimana penafsiran ulama tentang mimpi Laba-laba?
Simbol ini disebut oleh Ibnu Sirin, dan mereka memerinci tafsir dan tingkatan maknanya dalam kitab-kitab mereka yang tercantum di bagian Referensi di bawah halaman.
Apakah ada rujukan Al-Qur'an atau hadis untuk tafsir Laba-laba?
Ya, Surah al-ʿAnkabūt 29:41: "Perumpamaan orang-orang yang mengambil pelindung-pelindung selain Allah adalah seperti laba-laba yang membuat rumah. Dan sesungguhnya rumah yang paling lemah ialah rumah laba-laba."
Mimpi Terkait
Referensi & Sumber
- Muhammad ibn Sirin al-Bashri, Abu Bakr (33 H / 654 M — 110 H / 728 M, Basra). Muntakhab al-Kalam fi Tafsir al-Ahlam (Ta'tir al-Anam dinisbahkan kepadanya).
Biografi singkat & metodologi
Seorang tabiin mulia dan ulama tsiqah dari kalangan imam Basra. Tumbuh di bawah asuhan Anas bin Malik, pelayan Nabi ﷺ, dan mengambil ilmu dari sejumlah sahabat. Terkenal dengan kewara'an dan kekuatan hafalan hadis, dan menjadi rujukan dalam tafsir mimpi.
Metode Ibnu Sirin mengaitkan simbol-simbol pertama-tama dengan Al-Qur'an, Sunnah, dan bahasa Arab; kemudian dengan peribahasa dan syair; lalu dengan keadaan pemimpi. Ia menyampaikan tafsir ringkas yang berpijak pada nash, dan menegaskan bahwa mimpi berbeda dari satu orang ke orang lain menurut keadaan dan zaman.
Terakhir ditinjau: — pengkajian editorial berdasarkan sumber Ibnu Sirin, An-Nabulsi, dan Ibnu Syahin.