Lewati ke konten

Ringkasan

Dalam tafsir mimpi Islami, Susu dalam mimpi adalah lambang yang kokoh dari fitrah yang lurus dan ilmu yang bermanfaat, dengan landasan kenabian yang masyhur dalam hadis Isra ketika kepada Nabi ﷺ disodorkan wadah susu dan wadah khamr lalu beliau memilih susu, maka Jibril alaihi as-salam berkata: "Engkau telah dituntun kepada fitrah, engkau telah dituntun kepada fitrah, sebagaimana disebut An-Nabulsi dan Ibnu Sirin. Mimpi ini umumnya dianggap kabar baik, dengan rincian berbeda menurut warna simbol, gerakannya, dan keadaan pemimpi.

Rujukan Al-Qur'an & Hadis

"Pada malam Isra ... beliau disodori dua wadah: wadah berisi khamr dan wadah berisi susu. Beliau memandangi keduanya lalu memilih susu. Maka Jibril berkata: 'Segala puji bagi Allah yang menuntunmu kepada fitrah.'" (HR. al-Bukhari dalam Kitab Ahadits al-Anbiya' dari Abu Hurairah radhiallahu 'anhu.)
Sahih al-Bukhari 3437

Hadis sahih ini adalah landasan terkuat untuk menafsirkan susu dalam mimpi sebagai fitrah dan ilmu yang bermanfaat. Setelah pilihan kenabian antara susu dan khamr, hadis ini menjadi ukuran yang dirujuk: siapa yang melihat dirinya minum susu murni dalam mimpinya telah dituntun kepada fitrah, sebagaimana dituntun kepadanya Rasulullah ﷺ.

Makna Simbolis

Susu dalam mimpi adalah lambang yang kokoh dari fitrah yang lurus dan ilmu yang bermanfaat, dengan landasan kenabian yang masyhur dalam hadis Isra ketika kepada Nabi ﷺ disodorkan wadah susu dan wadah khamr lalu beliau memilih susu, maka Jibril alaihi as-salam berkata: "Engkau telah dituntun kepada fitrah, engkau telah dituntun kepada fitrah." Siapa yang minum susu yang murni akan beroleh ilmu, hidayah, dan amal yang diberkati; siapa yang minum susu selain susu hewan ternak — seperti susu binatang buas atau hewan yang tidak halal — itu menandakan bid'ah atau ilmu yang tercampur.

Dimensi Spiritual

Menurut Ibnu Sirin: Susu yang murni dalam mimpi adalah fitrah yang lurus, ilmu yang bermanfaat, dan rezeki yang halal, berdasarkan hadis muttafaq 'alaih dalam peristiwa Isra ketika Nabi ﷺ memilih susu. Siapa yang melihat dirinya minum susu yang baik akan beroleh ilmu yang bermanfaat dalam agama dan dunianya, atau rezeki yang masuk ke rumahnya tanpa beban.

Pertanda Baik

Menurut An-Nabulsi: Susu sapi, kambing, dan unta dalam mimpi semuanya adalah rezeki, kesuburan, dan manfaat — berbeda menurut pemiliknya. Susu ibu khususnya adalah lambang kasih sayang dan rahmat; siapa yang melihat dirinya menyusu pada payudara wanita yang dikenalnya, manfaat dari wanita itu sebanding dengan yang ia susu.

Pertanda yang Harus Diwaspadai

Menurut Ibnu Sirin: Jika pemimpi melihat dirinya minum susu selain susu hewan ternak — seperti susu binatang buas atau susu yang berubah dan rusak — itu adalah ilmu yang tercampur, atau bid'ah yang ia perputar, atau rezeki samar yang masuk kepadanya. Demikian pula siapa yang minum susu yang tercampur sesuatu yang keji, agamanya telah tercemar atau ilmunya tercampur dengan kebatilan.

Tempat Para Ulama Berbeda Pendapat

Berikut adalah hal-hal yang pendapat para ulama berbeda; kedua pendapat disebutkan beserta penyandangnya agar pembaca dapat merenungkan konteks.

Secara umum

An-Nabulsi — Susu sapi, kambing, dan unta dalam mimpi semuanya adalah rezeki, kesuburan, dan manfaat — berbeda menurut pemiliknya. Susu ibu khususnya adalah lambang kasih sayang dan rahmat; siapa yang melihat dirinya menyusu pada payudara wanita yang dikenalnya, manfaat dari wanita itu sebanding dengan yang ia susu.

Ibnu Sirin — Jika pemimpi melihat dirinya minum susu selain susu hewan ternak — seperti susu binatang buas atau susu yang berubah dan rusak — itu adalah ilmu yang tercampur, atau bid'ah yang ia perputar, atau rezeki samar yang masuk kepadanya. Demikian pula siapa yang minum susu yang tercampur sesuatu yang keji, agamanya telah tercemar atau ilmunya tercampur dengan kebatilan.

Bagaimana Para Ulama Menafsirkan Simbol Ini

An-Nabulsi

An-Nabulsi menggabungkan metode periwayatan Ibnu Sirin dengan metode isyarah sufi. Ia menyusun simbol secara leksikal, menyebutkan pendapat-pendapat terdahulu sebelum menambahkan pertimbangan sufistik atau catatan halus. Ia memberi bobot lebih pada keadaan pemimpi, niatnya, dan tempat mimpi.

Ibnu Sirin

Metode Ibnu Sirin mengaitkan simbol-simbol pertama-tama dengan Al-Qur'an, Sunnah, dan bahasa Arab; kemudian dengan peribahasa dan syair; lalu dengan keadaan pemimpi. Ia menyampaikan tafsir ringkas yang berpijak pada nash, dan menegaskan bahwa mimpi berbeda dari satu orang ke orang lain menurut keadaan dan zaman.

Sikap Praktis — Apa yang Harus Dilakukan Setelah Mimpi Ini

Saat mimpi yang baik tentang Susu, berlaku adab mimpi sahih sebagaimana datang dalam Sunnah:

  1. Pemimpi memulai dengan memuji Allah atas mimpi tersebut, karena ia adalah kabar gembira dari Allah, sebagaimana datang dalam dua kitab sahih: "Mimpi yang baik dari Allah, dan mimpi buruk dari setan."
  2. Dianjurkan menceritakannya kepada orang yang dicintai dan dipercaya, berdasarkan sabda Nabi ﷺ: "Janganlah mimpi diceritakan kecuali kepada orang yang berilmu atau pemberi nasihat", dan tidak menceritakannya kepada yang dengki atau membenci.
  3. Tidak boleh membangun hukum syariat atau keputusan pasti di atas mimpi, karena tafsir mimpi adalah ilmu probabilitas, bukan kepastian. Mimpi yang baik adalah pendorong untuk berjalan dalam kebaikan, bukan hujjah atas selainnya.
  4. Hamba memperbanyak doa agar Allah memperlihatkan apa yang dicintai-Nya dalam kebaikan, dan melindunginya dari apa yang dibenci. Di dalamnya terdapat husnudzon kepada Allah dan ketergantungan hanya kepada-Nya.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apa arti mimpi Susu menurut Islam?

Susu dalam mimpi adalah lambang yang kokoh dari fitrah yang lurus dan ilmu yang bermanfaat, dengan landasan kenabian yang masyhur dalam hadis Isra ketika kepada Nabi ﷺ disodorkan wadah susu dan wadah khamr lalu beliau memilih susu, maka Jibril alaihi as-salam berkata: "Engkau telah dituntun kepada fitrah, engkau telah dituntun kepada fitrah." Siapa yang minum susu yang murni akan beroleh ilmu, hidayah, dan amal yang diberkati; siapa yang minum susu selain susu hewan ternak — seperti susu binatang buas atau hewan yang tidak halal — itu menandakan bid'ah atau ilmu yang tercampur.

Apa pandangan Islam tentang mimpi Susu?

Ibnu Sirin, An-Nabulsi, dan Ibnu Syahin menafsirkan mimpi Susu dalam kerangka tradisi Islam, berlandaskan Al-Qur'an, Sunnah, dan keadaan pemimpi.

Apakah mimpi Susu pertanda baik atau buruk?

Tafsir Susu dalam mimpi cenderung menjadi kabar baik menurut mayoritas ulama, dengan beberapa peringatan dalam kasus tertentu.

Apakah makna Susu berubah dengan suasana mimpi?

Ya, makna berubah menurut ciri mimpi: kondisi simbol, warnanya, dan gerakannya semuanya menjadi petunjuk yang dimanfaatkan oleh penafsir.

Bagaimana seharusnya bersikap setelah mimpi Susu?

Bagi seorang mukmin disukai setelah mimpi: memuji Allah jika baik, berlindung dari keburukannya dan tidak menceritakannya jika tidak menyukainya, serta salat istikharah jika menghadapi urusan penting.

Apakah para ulama berbeda pendapat tentang Susu?

Ya, para ulama berbeda dalam beberapa hal: lihat bagian "Tempat Para Ulama Berbeda Pendapat" di atas untuk melihat kedua pendapat dengan nisbatnya.

Di mana saya bisa menemukan sumber asli tafsir Susu?

Sumber asli: "Muntakhab al-Kalam fi Tafsir al-Ahlam" oleh Ibnu Sirin, "Ta'tir al-Anam fi Tafsir al-Ahlam" oleh An-Nabulsi, "al-Isyarat fi 'Ilm al-'Ibarat" oleh Ibnu Syahin. Daftar lengkap tersedia di bagian "Referensi & Sumber" di bagian bawah halaman.

Apa pertanda baik dari mimpi Susu?

Susu sapi, kambing, dan unta dalam mimpi semuanya adalah rezeki, kesuburan, dan manfaat — berbeda menurut pemiliknya. Susu ibu khususnya adalah lambang kasih sayang dan rahmat; siapa yang melihat dirinya menyusu pada payudara wanita yang dikenalnya, manfaat dari wanita itu sebanding dengan yang ia susu.

Apa pertanda buruk dari mimpi Susu?

Jika pemimpi melihat dirinya minum susu selain susu hewan ternak — seperti susu binatang buas atau susu yang berubah dan rusak — itu adalah ilmu yang tercampur, atau bid'ah yang ia perputar, atau rezeki samar yang masuk kepadanya. Demikian pula siapa yang minum susu yang tercampur sesuatu yang keji, agamanya telah tercemar atau ilmunya tercampur dengan kebatilan.

Bagaimana penafsiran ulama tentang mimpi Susu?

Simbol ini disebut oleh An-Nabulsi dan Ibnu Sirin, dan mereka memerinci tafsir dan tingkatan maknanya dalam kitab-kitab mereka yang tercantum di bagian Referensi di bawah halaman.

Apakah ada rujukan Al-Qur'an atau hadis untuk tafsir Susu?

Ya, Sahih al-Bukhari 3437: "Pada malam Isra ... beliau disodori dua wadah: wadah berisi khamr dan wadah berisi susu. Beliau memandangi keduanya lalu memilih susu. Maka Jibril berkata: 'Segala puji bagi Allah yang menuntunmu kepada fitrah.'" (HR. al-Bukhari dalam Kitab Ahadits al-Anbiya' dari Abu Hurairah radhiallahu 'anhu.)

Kombinasi yang sering muncul dalam mimpi

Simbol-simbol yang sering disebut bersama Susu dalam kitab tafsir mimpi. Buka halaman masing-masing simbol untuk tafsir tersendirinya.

Referensi & Sumber

  1. (1050 H / 1641 M — 1143 H / 1731 M, Damaskus). Ta'tir al-Anam fi Tafsir al-Ahlam.
    Biografi singkat & metodologi

    Seorang ulama sufi besar dan fakih mazhab Hanafi, salah satu tokoh terkemuka Damaskus pada abad ke-11 Hijriah. Menggabungkan fiqih, tasawuf, dan ilmu sastra, dan menulis sekitar dua ratus karya. Bukunya tentang tafsir mimpi adalah rujukan ensiklopedis yang menghimpun nukilan para pendahulu dan menambahkan faedah sufi.

    An-Nabulsi menggabungkan metode periwayatan Ibnu Sirin dengan metode isyarah sufi. Ia menyusun simbol secara leksikal, menyebutkan pendapat-pendapat terdahulu sebelum menambahkan pertimbangan sufistik atau catatan halus. Ia memberi bobot lebih pada keadaan pemimpi, niatnya, dan tempat mimpi.

  2. (33 H / 654 M — 110 H / 728 M, Basra). Muntakhab al-Kalam fi Tafsir al-Ahlam (Ta'tir al-Anam dinisbahkan kepadanya).
    Biografi singkat & metodologi

    Seorang tabiin mulia dan ulama tsiqah dari kalangan imam Basra. Tumbuh di bawah asuhan Anas bin Malik, pelayan Nabi ﷺ, dan mengambil ilmu dari sejumlah sahabat. Terkenal dengan kewara'an dan kekuatan hafalan hadis, dan menjadi rujukan dalam tafsir mimpi.

    Metode Ibnu Sirin mengaitkan simbol-simbol pertama-tama dengan Al-Qur'an, Sunnah, dan bahasa Arab; kemudian dengan peribahasa dan syair; lalu dengan keadaan pemimpi. Ia menyampaikan tafsir ringkas yang berpijak pada nash, dan menegaskan bahwa mimpi berbeda dari satu orang ke orang lain menurut keadaan dan zaman.

Terakhir ditinjau: — pengkajian editorial berdasarkan sumber Ibnu Sirin, An-Nabulsi, dan Ibnu Syahin.

Interpretasi berdasarkan sumber Ibnu Sirin, An-Nabulsi, dan Ibnu Syahin, dan dapat bervariasi menurut ulama.